Mengenal Apa Itu BIOS, Fungsi, Jenis, hingga Cara Kerjanya
Rafiq S
BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System yang merupakan program dasar pada komputer untuk mengatur proses input dan output data. Program ini juga bertanggung jawab untuk mengelola fungsi-fungsi dari perangkat keras yang terdapat pada komputer. Oleh karena itu, BIOS bisa dibilang sebagai program dasar yang terintegrasi dalam sistem komputer.
Berbeda dengan perangkat lunak atau software yang pada umumnya diinstal pada memory harddisk, program ini disimpan pada chip khusus yang dinamakan memory flash. Chip ini biasanya disebut juga dengan sebutan CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor). Tanpa adanya BIOS, komputer tidak akan berfungsi dengan normal, bahkan mungkin sama sekali tidak bisa dihidupkan.
BIOS memiliki beberapa fungsi dan peran penting, di antaranya yaitu:
BIOS berfungsi untuk memastikan tingkat kompatibilitas antara sistem operasi yang digunakan dengan spesifikasi perangkat komputer. Pengecekan ini penting dilakukan di awal sebelum melakukan instalasi sistem operasi pada komputer.
BIOS juga berfungsi untuk mengatur konfigurasi dasar perangkat komputer. Hal ini dilakukan dengan memberikan informasi yang diperlukan untuk menjalankan sistem dengan lancar. Pengguna komputer dapat menyesuaikan proses ini sesuai dengan kebutuhan mereka.
BIOS juga berfungsi untuk memberikan informasi dasar tentang berbagai proses yang terjadi di dalam komputer. Contoh informasi yang disediakan oleh BIOS, antara lain yaitu alokasi memori yang akan digunakan untuk instalasi sistem operasi, serta detail lainnya yang berkaitan dengan interaksi perangkat keras komputer.
Saat komputer dihidupkan, program pertama yang berjalan pada komputer adalah BIOS. BIOS selanjutnya akan mengecek kesiapan dari sistem operasi yang tersimpan dalam hard disk untuk selanjutnya dimuat dan dijalankan.
BIOS memiliki komponen yang berperan penting agar BIOS dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala. Komponen-komponen pada BIOS antara lain:
BIOS Setup berguna untuk menampilkan dan mengubah pengaturan default dari pabrik. Dengan komponen ini, pengaturan BIOS dapat diubah sesuai dengan kebutuhan pengguna. Perubahan pada pengaturan BIOS berguna untuk menyesuaikan perangkat yang kompatibel dengan motherboard.
Driver digunakan sebagai perantara antara komputer dan perangkat keras. Dengan adanya driver, processor, VGA, input device, serta perangkat lainnya yang masih terkait dengan DOS dapat berjalan tanpa ada masalah.
Bootstraper utama digunakan untuk menjalankan proses booting pada sistem operasi yang terdapat di komputer. Kelancaran komputer dalam melakukan proses booting merupakan salah satu peran dari bootstraper utama.
BIOS terdiri atas beberapa macam yang dirilis pada tahun yang berbeda-beda. Beberapa jenis BIOS di antaranya yaitu:
IBM BIOS dikembangkan oleh IBM. Inc., perusahaan software dan perangkat keras ternama yang berasal dari Amerika Serikat. IBM BIOS kemudian dibagi lagi menjadi 3 versi:
Jenis BIOS selanjutnya yaitu Phoenix BIOS, yang dikembangkan oleh perusahaan software dan perangkat keras Phoenix Technologies Ltd., yang berasal dari California, Amerika Serikat. Jenis BIOS ini menjadi salah satu BIOS yang cukup populer digunakan di Indonesia. Phoenix BIOS memiliki keunggulan, yaitu mampu mengaktifkan keamanan hingga konektivitas dan kompabilitas dari berbagai komponen yang terdapat pada komputer.
Dibandingkan dengan BIOS lainnya, Phoenix BIOS memiliki jeda pada setiap kode peringatan (beep) yang dimiliki. Beberapa kode beep pada Phoenix BIOS antara lain:
Jenis BIOS selanjutnya yaitu Award BIOS yang dikembangkan oleh perusahaan Award Software International Inc., sebuah perusahaan software dan perangkat keras yang berasal dari Los Gatos, California. Salah satu kelebihan Award BIOS yaitu memiliki program yang sistem dasarnya bisa dimodifikasi oleh pengguna. Selain itu, Award BIOS juga menyimpan informasi setup pada CMOS RAM.
Award BIOS juga memiliki beberapa kode beep atau kode peringatan, di antaranya yaitu:
Jenis BIOS yang terakhir yaitu AMI BIOS yang diproduksi dan dikembangkan oleh perusahaan American Megatrend Inc., perusahaan software dan perangkat keras yang terletak di Norcross, Georgia. Jenis BIOS ini mulai populer digunakan sejak tahun 2002. Untuk mengakses AMI BIOS, pengguna cukup menekan tombol Delete.
AMI BIOS juga memiliki kode beep atau kode peringatan yang beragam, antara lain yaitu:
Cara kerja BIOS secara umum adalah sebagai berikut:
Sebagai salah satu komponen penting dalam sistem komputer, BIOS memiliki peran yang tidak bisa dianggap remeh. Mulai dari memastikan semua perangkat keras berfungsi dengan baik hingga menyiapkan sistem operasi agar dapat berjalan lancar, BIOS menjadi pondasi utama dalam proses kerja komputer atau laptop. Dengan memahami apa itu BIOS, fungsi, jenis, dan cara kerjanya, kamu bisa lebih mudah mengenali sumber permasalahan ketika perangkat tidak berjalan normal, sekaligus memahami bagaimana sistem komputer bekerja dari dasar.
Source: https://www.acerid.com/berita-teknologi/fungsi-bios-pada-sistem-komputasi
Reproyek