Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup
Rafiq S
K3LH dalam Bidang Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
1. Pengertian K3LH
- Keselamatan Kerja: Upaya mencegah kecelakaan kerja dan kerusakan alat.
- Kesehatan Kerja: Upaya menjaga kondisi fisik dan mental pekerja dari penyakit akibat kerja.
- Lingkungan Hidup: Upaya menjaga kelestarian lingkungan di sekitar tempat kerja (laboratorium/bengkel).
2. Bahaya dan Risiko di Lab TKJ
Di bidang TKJ, potensi bahaya umumnya bersifat fisik dan ergonomis:
- Tersengat Listrik (Kesetrum): Akibat kabel terkelupas atau menyentuh komponen power supply yang terbuka.
- Korsleting Listrik: Beban berlebih pada stop kontak yang berpotensi memicu kebakaran.
- Radiasi Layar Monitor: Kelelahan mata akibat menatap monitor terlalu lama tanpa jeda.
- Gangguan Ergonomis: Nyeri punggung atau leher akibat posisi duduk yang salah saat coding atau merakit PC.
- Luka Fisik: Tergores casing PC yang tajam atau terkena pisau crimping tool saat memotong kabel UTP.
3. Penerapan K3LH saat Praktik TKJ
- Sebelum Praktik:
- Gunakan pakaian kerja (wearpack) yang sesuai.
- Pastikan tangan dalam kondisi kering.
- Rapikan kabel-kabel yang melintang di lantai agar tidak membuat orang tersandung.
- Saat Merakit PC / Mengonfigurasi Jaringan:
- Wajib mencabut kabel daya (power supply) dari stop kontak sebelum menyentuh komponen internal komputer.
- Gunakan gelang antistatis jika ada, untuk melindungi komponen dari listrik statis tubuh.

- Gunakan peralatan sesuai fungsinya (misal: memotong kabel dengan crimping tool, bukan tang biasa).
- Posisi Kerja Ergonomis (Depan Komputer):
- Posisi mata sejajar dengan bagian atas monitor (jarak sekitar 50–70 cm).
- Punggung tegak dan bersandar pada kursi.
- Kaki menapak rata di lantai (tidak menggantung).
- Terapkan rumus 20-20-20: Setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik.
4. Pengelolaan Lingkungan Hidup (E-Waste)
- Sampah elektronik (e-waste) seperti sisa kabel UTP, mainboard rusak, dan sisa timah solder tidak boleh dibuang sembarangan.
- Solusi: Pisahkan sampah organik, anorganik, dan sampah elektronik untuk didaur ulang secara khusus agar racun logam berat (seperti timbal dan merkuri) tidak mencemari tanah.
5. Penanggulangan Darurat
- Kebakaran Listrik: Gunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) jenis Carbon Dioxide (CO2) atau Powder. Jangan gunakan air untuk memadamkan kebakaran akibat listrik.
- Kotak P3K: Harus tersedia di lab untuk penanganan pertama luka ringan/tergores.
Lembar Kerja Siswa (LKS): K3LH dalam Dunia TKJ
Mata Pelajaran: Dasar-Dasar Program Keahlian (TKJ)
Materi Pokok: Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH)
Fase/Kelas: E / 10
Nama Siswa: ___________________________
Kelas: 10 TKJ
Tanggal: ___________________________
Bagian A: Menjodohkan (Konsep Dasar K3LH)
Tariklah garis atau tuliskan huruf jawaban yang paling tepat di dalam tanda kurung ( ... )!
| No | Pertanyaan / Kasus | Pilihan Jawaban |
|---|---|---|
| 1 | Alat pemadam yang paling tepat untuk kebakaran akibat korsleting listrik. ( ... ) | A Ergonometri |
| 2 | Rasa nyeri pada punggung akibat posisi duduk yang salah saat merakit PC. ( ... ) | B Sampah Elektronik (E-Waste) |
| 3 | Mengalihkan pandangan dari monitor setiap 20 menit selama 20 detik ke jarak 6 meter. ( ... ) | C Gelang Antistatis |
| 4 | Alat pelindung diri untuk mencegah kerusakan komponen PC akibat listrik statis tubuh. ( ... ) | D Alat Pemadam Api Ringan (APAR) jenis CO2 atau Powder |
| 5 | Motherboard rusak, sisa kabel tembaga, dan monitor tabung bekas yang menumpuk. ( ... ) | E Aturan 20-20-20 |
Bagian B: Analisis Kasus & Solusi Singkat
Bacalah skenario di bawah ini dengan saksama, lalu jawablah pertanyaannya dengan analisis kalian sendiri.
Kasus 1: Kabel Kusut
Di sudut laboratorium TKJ, terdapat satu stop kontak dinding yang dicolok oleh sebuah extension (colokan cabang). Di extension tersebut, terpasang 5 kabel power komputer, 2 charger HP, dan 1 kabel kipas angin secara bertumpuk. Kondisi beberapa kabel tampak terkelupas karena sering terinjak.
- Sebutkan minimal 2 potensi bahaya dari situasi di atas:
- Jawaban: ____________________________________________________________________________________
- Jawaban: ____________________________________________________________________________________
- Tuliskan tindakan perbaikan (solusi) segera yang harus dilakukan oleh siswa atau pengelola laboratorium:
- Jawaban: ____________________________________________________________________________________
Kasus 2: Merakit Komputer (PC)
Budi sedang melakukan praktik merakit komputer di laboratorium. Karena terburu-buru, Budi merakit PC di atas meja yang basah akibat tumpahan air minumnya, dan ia tidak mencabut kabel power supply dari stop kontak listrik saat memasang RAM tambahan.
- Risiko kecelakaan kerja apa yang paling mungkin dialami oleh Budi?
- Jawaban: ____________________________________________________________________________________
- Aturan K3LH apa saja yang telah dilanggar oleh Budi pada kasus tersebut?
- Jawaban: ____________________________________________________________________________________
Bagian C: Refleksi Mandiri (Profil Pelajar Pancasila)
Jawablah dengan jujur sesuai dengan pendapat dan kebiasaanmu sehari-hari.
- Menurut pendapatmu, mengapa seorang teknisi jaringan komputer harus peduli dengan kerapian kabel (tidak membiarkannya berantakan di lantai